Mari Mengenal Lebih Dekat dengan Bahan Kain Sifon yang Beredar di Pasaran

Dalam bidang konveksi ada banyak sekali bahan kain dengan kelebihannya masing-masing. Salah satu bahan yang kerap digunakan untuk membuat baju, dress, dan model lain adalah bahan kain sifon.

Kain sifon banyak dipilih karena memiliki tekstur dan karakter kain yang lembut. Sehingga ketika digunakan untuk membuat pakaian akan menambah kenyamanan tersendiri. Bahan akan terasa adem serta dingin, sehingga tidak heran jika sifon menjadi salah satu primadona.

Bahan sifon sendiri tidak hanya ada satu jenis saja. Ada banyak sekali pilihan jenis yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan selera. Nah setiap jenis kain sifon sendiri memiliki perawatan yang berbeda satu dan lainnya. Daripada penasaran, yuk simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Kenalan dengan Bahan Kain Sifon

Tampilan kain sifon, Sumber: susercontent.com
Tampilan kain sifon, Sumber: susercontent.com

Seperti penjelasan awal tadi kain sifon identik dengan serat yang lembut dan juga halus. Cara pembuatannya menggunakan teknik tenun benang. Ada beberapa karakteristik dari bahan sifon yang membedakannya dengan jenis kain lainnya, seperti:

  • Tidak bermotif
  • Memakai benang tipis
  • Tenunan renggang

Dari karakteristik tersebut menunjukkan bahwasanya kain sifon hasilnya tipis, halus, dan tembus cahaya. Dilihat dari sifatnya kain ini termasuk lembut dan juga sangat ringan. Tenunan renggang mampu menjadikan sirkulasi udara jadi lebih mudah masuk dan keluar. 

Awal mula sifon memang dibuat dengan bahan berupa benang sutra. Namun lama-kelamaan mulai mengalami perkembangan. Sehingga banyak produsen memproduksi jenis kain sifon dengan bahan material berapa serta kapas, rayon, nilon, katun, polyester, dan lainnya.

Jenis-Jenis Kain Sifon yang Beredar di Pasaran

Jenis kain sifon yang dijual di pasaran, Sumber: yabatex.com
Jenis kain sifon yang dijual di pasaran, Sumber: yabatex.com

Ada beberapa pilihan jenis kain sifon yang bisa Anda pilih. Setiap jenisnya tentunya memiliki fungsi dan kebutuhan yang berbeda di setiap pemakaiannya. Nah dibawah ini adalah beberapa jenis-jenis kain sifon tersebut:

1. Sifon dari Serat Alami atau Dikenal Sifon Sutra

Jenis pertama ada sifon sutra atau sifon serta alami. Bahan material pembuatnya adalah campuran dari serat sutra. Jenis ini biasanya digunakan untuk membuat pakaian acara resmi. Seperti dress pengantin, baju untuk acara pesta, gamis, kerudung, dan lainnya. 

2. Sifon Nilon

Kedua ada sifon nilon. Bahan nilon biasanya memiliki karakteristik kuat. Sehingga cocok apabila digunakan untuk keperluan pembuatan baju pengantin. Bahan ini juga bisa digunakan untuk tirai dekorasi.

3. Sifon Polyester

Seperti namanya bahan material yang digunakan dalam proses pembuatannya adalah kapas polyester. Sedikit berbeda daripada jenis lainnya, sifon polyester cenderung terbatas. Jadi tidak semua warna yang Anda inginkan ada. Sedangkan untuk prosesnya menggunakan teknik tenun plain wave. 

4. Sifon Rayon

Berikutnya ada jenis kain sifon rayon. Bahan material yang digunakan adalah serat semi sintetis. Meskipun rayon sifatnya tidak jauh beda ketika dibandingkan dengan sifon pada umumnya. 

5. Sifon Kombinasi atau Blend Chiffon

Sesuai dengan namanya sifon jenis ini dibuat dari perpaduan beberapa bahan alami serat sintetis. beberapa diantaranya adalah benang sutera dan polyester. Perpaduan beberapa bahan tersebut mampu memberikan hasil yang lebih kuat, elastis, sekaligus mengkilap. 

6. Sifon Hycon

Sifon hycon termasuk salah satu bahan dari kain sifon yang cenderung ringan namun licin. Jadi tidak heran apabila lebih sulit dibentuk. Bahan sifon hycon lebih digunakan untuk material dress sebab akan jatuh ketika dipakai. 

7. Sifon Ceruti

Jenis ketujuh ada bahan kain sifon ceruti. Sifat dari jenis ini memiliki permukaan yang lembut sekaligus lebih mudah dibentuk. Bagian teksturnya cenderung berbintik-bintik halus sangat mirip dengan kulit jeruk dan juga lebih berat.

8. Sifon Crepe atau Diamond

Terakhir ada sifon crepe atau diamond. Sesuai dengan namanya, jenis ini lebih mirip dengan sifon ceruti. Hanya saja memang sedikit lebih tebal. Sifatnya melar, sehingga cocok digunakan untuk keperluan pakaian dengan masa pemakaian lama.

9. Sifon Katun

Namanya saja sifon katun maka bahan material yang digunakan untuk membuat jenis ini adalah benang katun. Prosesnya sama dengan lainnya yakni ditenun. Sedangkan untuk karakteristiknya adalah cenderung tipis atau renggang sehingga akan tembus pandang. 

Kelebihan dan Kekurangan Bahan Kain Sifon

Kelebihan dan kekurangan kain sifon, Sumber: konbos.weebly.com
Kelebihan dan kekurangan kain sifon, Sumber: konbos.weebly.com

Sama halnya dengan bahan kain pada umumnya, sekalipun jadi primadona dan banyak dipilih, kain sifon tetap memiliki kelebihan dan kekurangan. Jadi sebaiknya Anda kenali beberapa hal tersebut agar lebih mudah saat pengaplikasiannya.

Kekurangan kain sifon:

  • Lebih gampang robek terutama pada jenis bahan kain sifon premium dengan bahan material dari sutra alami. 
  • Lebih cepat rusak apabila terkena gesekan, sebab kain ini memiliki sifat halus dan tipis
  • Memerlukan teknik perawatan khusus agar bisa tahan lebih lama dan awet apalagi jenis sifon sutra

Kelebihan kain sifon:

  • Beratnya ringan
  • Tidak panas ketika dikenakan
  • Didukung dengan draping yang baik, jadi sangat cocok apabila digunakan sebagai material untuk membuat pakaian berupa gaun, rok, blus, dan model lainnya
  • Mampu memberi kesan elegan sekaligus mewah pada setiap tampilan, apalagi untuk jenis sifon sutra

Teknik Perawatan Kain Sifon yang Benar

Cara merawat kain sifon, Sumber: idntimes.com
Cara merawat kain sifon, Sumber: idntimes.com

Dari kelebihan dan kekurangan yang telah disebutkan tadi mungkin Anda mulai mendapatkan sedikit gambaran bagaimana cara perawatannya bukan? Perawatan kain sifon yang benar akan semakin menjadikannya jadi lebih awet dan tahan lama. Sebaiknya gunakan tips berikut:

  • Sebaiknya jangan cuci kain menggunakan mesin
  • Disarankan untuk dikucek menggunakan secara perlahan
  • Saat mencuci kain sifon sebaiknya dipisahkan dulu dengan pakaian lain, apalagi untuk kain mudah luntur dan berbahan kasar
  • Cucilah dengan air dingin untuk mempertahankan sifat dan tekstur kain sifon yang halus
  • Cara mengeringkan kain sifon yakni dengan mengangin-anginkan saja
  • Tidak usah dijemur di bawah matahari langsung
  • Gunakan suhu sedang saat menyetrika
  • Gantung di dalam lemari saat menyimpannya

Bagaimana, ternyata ada banyak sekali penjelasan tentang bahan kain sifon bukan? Penjelasan di atas bisa jadi referensi ketika Anda hendak membeli bahan sifon.
Meskipun bukan dari bahan sifon, namun apabila Anda membutuhkan jasa sablon kaos Jogja maka bisa menghubungi JKID untuk konsultasi lebih lanjutnya ya.

Leave a Comment