Inilah 7 Ciri Kain Sutra Asli, Jangan Sampai Pilih yang Palsu!

Mengetahui ciri kain sutra asli menjadi hal yang sangat penting agar Anda tidak tertipu dengan produk palsu yang beredar di pasaran. Sutra adalah salah satu jenis kain yang paling mewah dan dihargai sangat mahal karena kelebihan yang dimilikinya.

Karena harga kain sutra mahal, maka membuatnya banyak ditiru. Tidak sedikit produsen tidak bertanggung jawab mencoba meniru kain ini dengan bahan sintetis atau campuran yang berkualitas rendah. 

Ciri Kain Sutra Asli

Ciri-ciri kain sutra asli, Sumber: iprint.id
Ciri-ciri kain sutra asli, Sumber: iprint.id

Jika dilihat secara sekilas, kain sutra tiruan memang tampak seperti kain sutra asli. Namun sebenarnya apabila diperhatikan dengan seksama ada perbedaan menonjol dari keduanya. Berikut ini adalah ciri-ciri kain sutra asli.

1. Bertekstur Lembut

Kain sutra memang terkenal sebagai jenis kain yang memiliki tekstur lembut. Kain sutera tiruan umumnya tidak mampu menandingi kelembutan sutra asli. Selain dari bahan yang berbeda, proses pembuatan kain sutra juga akan berpengaruh terhadap kelembutan kain.

Bahkan kain sutera yang diproses secara manual memiliki tekstur yang jauh lebih lembut dibandingkan dengan kain sutra yang diproses menggunakan mesin canggih. Hal itu karena kain sutra yang diproses secara manual memiliki serat yang rapat.

Sedangkan kain sutra yang diproses menggunakan mesin hasilnya lebih tebal dan mudah kusut meskipun sama-sama memiliki tekstur lembut.

2. Harga Lebih Mahal

Salah satu ciri kain sutra asli yaitu harganya lebih mahal dibandingkan kain sutra sintetis. Proses produksi sutra asli sangat kompleks dan memakan waktu. Kain sutra terbuat dari ulat sutra yang setiap ulat hanya menghasilkan sedikit serat sutra. 

Proses pengumpulan, pemintalan, dan penenunan serat sutra memerlukan ketelitian dan keahlian khusus. Selain itu, biaya pemeliharaan ulat sutra dan daun murbei yang menjadi makanan utama ulat sutra juga memerlukan biaya yang tidak sedikit. 

Sedangkan kain sutra sintetis yang biasanya terbuat dari bahan polyester atau rayon, diproduksi melalui proses industri yang lebih cepat dan murah. Bahan sintetis ini meniru beberapa karakteristik sutra asli.

3. Terdapat Sambungan Benang

Kain sutra asli memiliki sambungan benang karena proses produksinya yang unik. Ulat sutra mampu menghasilkan satu serat panjang yang dapat mencapai 900 meter hingga 1.500 meter. Serat-serat tersebut perlu disambung agar benang bisa ditenun menjadi kain.

Sambungan benang pada kain sutra asli perlu dilakukan karena panjang serat sutra alami tidak selalu sama. Beberapa serat juga bisa putus atau tidak bisa diolah dengan sempurna sehingga perlu disambung untuk mendapat panjang yang diinginkan.

Sambungan pada benang sutra tidak akan mengurangi kualitas kain yang dihasilkan. Justru keunikan tersebut menjadi salah satu ciri kain sutra asli yang tidak dimiliki oleh kain sutra sintetis.

4. Kain Tipis dan Ringan

Kain sutra asli tipis dan ringan, Sumber: quoracdn.net
Kain sutra asli tipis dan ringan, Sumber: quoracdn.net

Perbedaan tingkat ketebalan antara kain sutra asli dan kain sutra sintetis bisa menjadi indikator utama dalam membedakan keduanya. Kain sutra asli cenderung lebih tipis dan ringan dibandingkan dengan kain sutra sintetis. 

Sutra asli terbuat dari serat alami yang sangat halus dan tipis sehingga menghasilkan kain yang lembut, berkilau, dan terkesan mewah. Sedangkan kain sutra sintetis yang terbuat dari serat buatan cenderung lebih tebal dan berat. 

Proses produksi kain sutra sintetis umumnya memerlukan bahan kimia tertentu yang akan berpengaruh terhadap tekstur dan tingkat ketebalan kain. Oleh karena itu, kain sutra asli lebih nyaman dipakai karena sifatnya yang tipis dan ringan.

5. Kain Tidak Dijahit

Kain sutra asli yang dijual di pasaran sering kali tidak dijahit karena sifat serat sutra yang lembut. Serat sutra memang halus, tipis, dan kuat akan tetapi rentan mengalami kerusakan jika perilakunya kurang tepat. Salah satunya yaitu proses menjahit yang kasar.

Tusukan jarum dan benang yang melewati kain sutra saat proses menjahit dapat merusak serat sutra yang halus. Selain itu, tusukan jarum juga dapat meninggalkan lubang-lubang kecil yang akan mengganggu estetika.

Jadi kain sutra asli yang dijual umumnya tidak dijahit untuk menjaga agar kain tetap utuh. Selain itu bagian dalam kain sutra akan terlihat serat-seratnya jika diperhatikan dengan seksama.

6. Kilau Alami yang Mengkilap

Anda bisa memeriksa kain sutra di bawah sinar matahari untuk membedakan antara kain sutra asli dan kain sutra sintetis. Sinar matahari dapat mengungkapkan beberapa perbedaan dalam karakteristik kain yang mungkin sulit dikenali di dalam ruangan gelap.

Ciri kain sutra asli saat terkena sinar matahari akan cenderung memiliki kilau alami yang mengkilap. Serat sutra alami memiliki bentuk yang menyerupai prisma segitiga. Hal itu membuat pantulan cahaya yang dihasilkan oleh kain sutra tampak berbeda.

Sedangkan kain sutra sintetis memiliki kilau yang lebih tajam ketika terkena sinar matahari. Kilauan yang dihasilkan oleh serat sutra alami akan tampak lebih artifisial dibandingkan dengan sutra asli. 

7. Mengeluarkan Asap Putih saat Dibakar

Cara ini memang kurang direkomendasikan. Akan tetapi dengan melakukan uji coba Anda bisa memastikan apakah kain sutra tersebut asli atau sintetis. Salah satu metode yang bisa Anda coba untuk membedakan kain sutra asli dengan sintetis yaitu dengan cara dibakar.

Ketika kain sutra asli dibakar, seratnya akan mengeluarkan asap putih dan tidak menimbulkan api yang menyala-nyala. Api pada kain sutra asli juga cenderung padam dengan cepat setelah api sumbernya dihilangkan. 

Bau yang dihasilkan akan mirip dengan bau rambut terbakar atau bulu yang terbakar. Sedangkan kain sutra sintetis ketika dibakar akan mengeluarkan asap hitam dan api yang besar. Asap hitam ini seringkali disertai dengan bau plastik atau bau gosong. 

Pedoman membeli kain sutra asli, Sumber: popbela.com
Pedoman membeli kain sutra asli, Sumber: popbela.com

Itulah 7 ciri kain sutra asli yang bisa Anda jadikan pedoman saat akan membeli kain sutra. Biasanya kain sutra dimanfaatkan untuk bahan pembuatan pakaian mewah seperti gaun pengantin, blus, sarung tangan, dan selendang. 

Sedangkan untuk kaos atau baju olahraga kebanyakan menggunakan kain katun, dryfit, atau nylon. Meskipun harganya tidak semahal kain sutra, kain tersebut tetap bisa terlihat mahal jika memiliki desain yang bagus.

Cara membuat pakaian agar terlihat lebih keren yaitu dengan menyablonnya di JKID. JKID adalah salah satu jasa sablon kaos Jogja yang bisa membantu Anda memiliki kaos custom dengan desain yang unik dan menarik.

Leave a Comment